Selama ini, ruang publik lebih banyak diisi oleh suara penolakan dari sebagian kecil warga JGC terhadap keberadaan RDF Plant Rorotan. Namun, di balik itu semua, ada suara-suara lain yang jarang terdengar—suara warga yang juga hidup berdampingan langsung dengan Rorotan, yang setiap hari merasakan denyut kehidupan di sekitarnya. Warga yang jarak rumahnya bahkan lebih dekat dengan RDF Plant Rorotan justru menyampaikan isi hati yang tulus: mereka memilih untuk mendukung keberadaan fasilitas ini.
Dukungan ini lahir bukan tanpa pertimbangan, melainkan dari harapan akan lingkungan yang lebih bersih dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak mereka. Banyak keluarga di sekitar Rorotan melihat RDF Plant bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai upaya nyata untuk menyelesaikan persoalan sampah yang selama ini menjadi beban bersama.
Suara-suara ini mengingatkan kita bahwa penolakan tidak mewakili semua warga. Ada banyak masyarakat yang percaya, menjaga kota berarti berani mencari solusi. Harapan itu juga dirasakan oleh jutaan warga Jakarta lainnya yang setiap hari menghasilkan sampah dan berharap ada pengelolaan yang lebih bertanggung jawab. RDF Plant Rorotan, bagi mereka, adalah ikhtiar bersama—bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan Jakarta yang lebih layak huni.